Login
Remember me
Register
Latest Products
Open order,garskin,,sofcase dan hardcase,yg minat langsung komentar,atw inviet pin bb 5a1c9daa
Rp 35
Kolaka, Sulawesi Tenggara, Indonesia
Open order,garskin,,sofcase dan hardcase,yg minat langsung komentar,atw inviet pin bb 5a1c9daa
Rp 35
Kolaka, Sulawesi Tenggara, Indonesia
View detail
ROSSI Dominasi Podium

ROSSI Dominasi Podium

pantaunews
Valentino Rossi merupakan legenda di balapan kelas utama atau MotoGP. The Doctor –julukan Rossi– telah meraih tujuh gelar di kelas utama, meski trofi terakhirnya diraih pada MotoGP musim 2009.

Meski sudah enam musim absen menjadi yang terbaik, bukan berarti pembalap berusia 37 tahun itu bisa diremehkan. Hingga saat ini, pembalap berpaspor Italia itu masih tercatat sebagai pembalap dengan podium terbanyak di kelas utama.

Saat ini Rossi total telah meraih 178 podium. Dengan perincian 87 kali meraih posisi pertama, 51 kali finis di tangga kedua dan 40 kali di peringkat tiga. Catatan itu jauh lebih banyak ketimbang pembalap Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, yang menduduki posisi dua.

Pembalap berpaspor Spanyol itu baru meraih 101 podium dengan perincian 28 kali finis teratas, 38 kali menyelesaikan balapan di posisi dua dan 35 kali di peringkat tiga. Begitupun dengan Jorge Lorenzo yang merupakan rekan setim Rossi. Semenjak tampil di kelas MotoGP pada 2008, X-Fuera –julukan Lorenzo– telah meraih 101 podium.

Berikut ini 10 pembalap dengan podium terbanyak, mengutip dari situs resmi MotoGP:

Pembalap Total 1 2 3

1 Valentino Rossi 178 87 51 40

2 Dani Pedrosa 101 28 38 35

2 Jorge Lorenzo 101 42 41 18

4 Mick Doohan 95 54 31 10

5 Giacomo Agostini 88 68 20 -

6 Eddie Lawson 78 31 31 16

7 Casey Stoner 69 38 11 20

8 Wayne Rainey 64 24 22 18

9 Max Biaggi 58 13 26 19

10 Randy Mamola 54 13 22 19
pantaunews
Valentino Rossi merupakan legenda di balapan kelas utama atau MotoGP. The Doctor –julukan Rossi– telah meraih tujuh gelar di kelas utama, meski trofi terakhirnya diraih pada MotoGP musim 2009.

Meski sudah enam musim absen menjadi yang terbaik, bukan berarti pembalap berusia 37 tahun itu bisa diremehkan. Hingga saat ini, pembalap berpaspor Italia itu masih tercatat sebagai pembalap dengan podium terbanyak di kelas utama.

Saat ini Rossi total telah meraih 178 podium. Dengan perincian 87 kali meraih posisi pertama, 51 kali finis di tangga kedua dan 40 kali di peringkat tiga. Catatan itu jauh lebih banyak ketimbang pembalap Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, yang menduduki posisi dua.

Pembalap berpaspor Spanyol itu baru meraih 101 podium dengan perincian 28 kali finis teratas, 38 kali menyelesaikan balapan di posisi dua dan 35 kali di peringkat tiga. Begitupun dengan Jorge Lorenzo yang merupakan rekan setim Rossi. Semenjak tampil di kelas MotoGP pada 2008, X-Fuera –julukan Lorenzo– telah meraih 101 podium.

Berikut ini 10 pembalap dengan podium terbanyak, mengutip dari situs resmi MotoGP:

Pembalap Total 1 2 3

1 Valentino Rossi 178 87 51 40

2 Dani Pedrosa 101 28 38 35

2 Jorge Lorenzo 101 42 41 18

4 Mick Doohan 95 54 31 10

5 Giacomo Agostini 88 68 20 -

6 Eddie Lawson 78 31 31 16

7 Casey Stoner 69 38 11 20

8 Wayne Rainey 64 24 22 18

9 Max Biaggi 58 13 26 19

10 Randy Mamola 54 13 22 19
ROSSI Dominasi Podium
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPfB5KwV-lJDtv0LpKRCUpkoqjfyDqja4PJm-b8TL0uwB1tgXC6n1V0Yqfb2YyqMe47goJLaxdE_yOLd1SWu9kBmvDVVgXVCOCJ6ZEYzGsNwKRNgwbOM8w30gmXY1Kn_SQ3OXdwbQHh94/s72-c/r.jpg
View detail
Lolos Dari Kecelakaan Hebat, Dimas Ekky Finish di Posisi 9

Lolos Dari Kecelakaan Hebat, Dimas Ekky Finish di Posisi 9


Lolos Dari Kecelakaan Hebat, Dimas Ekky Finish di Posisi 9
Hanggi Martyas Laksono |

ARAGON (DP) – Dimas Ekky Pratama berhasil finish di urutan ke sembilan pada race kedua, ajang CEV International Championship kelas Moto2 European Championship seri kedua di sirkuit Motorland Aragon, Spanyol (30/5).

Pada race tersebut, ketika pebalap baru memutari sirkuit sebanyak 2 lap. Terjadi kecelakaan hebat yang mengakibatkan pimpinan lomba mengeluarkan bendera merah. Kecelakaan berawal dari Xavi Cardelus yang menempati posisi ke 8, mengalami high side hingga akhirnya tangki bahan bakarnya terlindas oleh pebalap di belakangnya, mengakibatkan api dengan dahsyat membungbung ke atas bak ledakan bom.

Beruntung saat kejadian tersebut, Dimas Ekky bisa lolos dan tidak terlibat kecelakaan. Setelah trek dibersihkan dari pecahan bagian motor yang berserakan di atas sirkuit, akhirnya pimpinan lomba untuk mengulang start.

“Saat start ulang, saya lakukan dengan baik. Saya start dari urutan 12, tapi di awal lap saya sudah menargetkan berada di posisi kelima, agar bisa bertarung dengan top rider. Namun hal itu pupus karena saya merasa ada yang tidak beres pada bagian depan motor. Saya pun senang dengan catatan waktu di race kedua karena berhasil mencetak waktu 1:56 detik di tiap lap. Tapi saya menyesal di lap akhir membuat kesalahan ketika keluar dari tikungan 14. Saya kehilangan 1 posisi yang lebih baik. Saya mencoba untuk memperbaiki keadaan di tikungan terakhir tapi ternyata mustahil dilakukan. Saya akan berusaha lebih baik lagi untuk menghadapi balapan berikutnya di Sirkuit Catalunya,” tutup pebalap yang membela tim Astra Honda Racing Team.

Akhirnya pebalap yang berasal dari Depok ini, mampu finish di urutan ke 9. Dengan keberhasilannya menempati posisi ke sembilan, Dimas berhasil meraih poin 7 dan menempati posisi 12 di klasemen akhir. [dp/Hml]

Lolos Dari Kecelakaan Hebat, Dimas Ekky Finish di Posisi 9
Hanggi Martyas Laksono |

ARAGON (DP) – Dimas Ekky Pratama berhasil finish di urutan ke sembilan pada race kedua, ajang CEV International Championship kelas Moto2 European Championship seri kedua di sirkuit Motorland Aragon, Spanyol (30/5).

Pada race tersebut, ketika pebalap baru memutari sirkuit sebanyak 2 lap. Terjadi kecelakaan hebat yang mengakibatkan pimpinan lomba mengeluarkan bendera merah. Kecelakaan berawal dari Xavi Cardelus yang menempati posisi ke 8, mengalami high side hingga akhirnya tangki bahan bakarnya terlindas oleh pebalap di belakangnya, mengakibatkan api dengan dahsyat membungbung ke atas bak ledakan bom.

Beruntung saat kejadian tersebut, Dimas Ekky bisa lolos dan tidak terlibat kecelakaan. Setelah trek dibersihkan dari pecahan bagian motor yang berserakan di atas sirkuit, akhirnya pimpinan lomba untuk mengulang start.

“Saat start ulang, saya lakukan dengan baik. Saya start dari urutan 12, tapi di awal lap saya sudah menargetkan berada di posisi kelima, agar bisa bertarung dengan top rider. Namun hal itu pupus karena saya merasa ada yang tidak beres pada bagian depan motor. Saya pun senang dengan catatan waktu di race kedua karena berhasil mencetak waktu 1:56 detik di tiap lap. Tapi saya menyesal di lap akhir membuat kesalahan ketika keluar dari tikungan 14. Saya kehilangan 1 posisi yang lebih baik. Saya mencoba untuk memperbaiki keadaan di tikungan terakhir tapi ternyata mustahil dilakukan. Saya akan berusaha lebih baik lagi untuk menghadapi balapan berikutnya di Sirkuit Catalunya,” tutup pebalap yang membela tim Astra Honda Racing Team.

Akhirnya pebalap yang berasal dari Depok ini, mampu finish di urutan ke 9. Dengan keberhasilannya menempati posisi ke sembilan, Dimas berhasil meraih poin 7 dan menempati posisi 12 di klasemen akhir. [dp/Hml]
Lolos Dari Kecelakaan Hebat, Dimas Ekky Finish di Posisi 9
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsC57eXM22nc8P5fdxyzGc2J36fYMFF1Cq-FnRiommtCAPgcC2Vq9O21KUmHQKXEaEa9f7Km304r5gGW2oStv2qwhzt2_bGLKzCBI_MJUY45dZ6WqTBEpqNsyzj1AFcDu2y0gOao-9mtA/s72-c/Dimas-Ekky-di-CEV-Moto2-Aragon-Race-2-2016_01.jpg
View detail
Musim Depan, Kokpit Mobil F1 Pakai Pelindung

Musim Depan, Kokpit Mobil F1 Pakai Pelindung


Monte Carlo, KompasOtomotif – Penyelenggara Formula 1 (F1) setiap tahun dituntut untuk terus meningkatkan keamanan seluruh pebalap. Kali ini, petinggi balapan “jet darat” paling bergengsi di dunia itu sedang membahas mengenai pelindung kokpit.

Pembahasannya antara menggunakan perangkat “Halo” atau Aeroscreen yang sedang diuji oleh tim Red Bull.

Diberitakan laman Motorsport, Senin (30/5/2016) Race Director Charlie Whiting, mengatakan, Halo nampaknya lebih masuk akan ketimbang Aeroscreen. Sebab, lebih aman dan tidak akan membuat para pebalap cidera.

Sampai sekarang, para petinggi F1 masih merumuskan dan keputusan akan diumumkan pada 1 Juli 2016.

Perangkat Halo itu sendiri merupakan desain pelindung kokpit yang tertutup sebagian. Fungsinya melindungi kepada pebalap dari puing yang terbang. Alat ini pertama kali diperkenalkan oleh tim Ferrari.

Sementara itu, Aeroscreen sendiri lebih kepada menyerupai kaca yang tempatnya tepat di depan mata pebalap. Saat ini, tim Red Bull masih terus intens mengujinya.

Monte Carlo, KompasOtomotif – Penyelenggara Formula 1 (F1) setiap tahun dituntut untuk terus meningkatkan keamanan seluruh pebalap. Kali ini, petinggi balapan “jet darat” paling bergengsi di dunia itu sedang membahas mengenai pelindung kokpit.

Pembahasannya antara menggunakan perangkat “Halo” atau Aeroscreen yang sedang diuji oleh tim Red Bull.

Diberitakan laman Motorsport, Senin (30/5/2016) Race Director Charlie Whiting, mengatakan, Halo nampaknya lebih masuk akan ketimbang Aeroscreen. Sebab, lebih aman dan tidak akan membuat para pebalap cidera.

Sampai sekarang, para petinggi F1 masih merumuskan dan keputusan akan diumumkan pada 1 Juli 2016.

Perangkat Halo itu sendiri merupakan desain pelindung kokpit yang tertutup sebagian. Fungsinya melindungi kepada pebalap dari puing yang terbang. Alat ini pertama kali diperkenalkan oleh tim Ferrari.

Sementara itu, Aeroscreen sendiri lebih kepada menyerupai kaca yang tempatnya tepat di depan mata pebalap. Saat ini, tim Red Bull masih terus intens mengujinya.
Musim Depan, Kokpit Mobil F1 Pakai Pelindung
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5DIcMWLGN7Ne89MVGYxRRkB-W9fQd3W3ALLL3bu356qFMN4bwqjw4REi-olMDSyGV-7_FEMIk588PE13IddI3LeKuouzEMNE__4t3qU2PcbCnH5celCV7E9Q7YqQv9RLnQzSFF0AYIC8/s72-c/1003471hALO780x390.jpg
View detail
Superbike Seharga Rp 4,5 Miliaran Karya Sang Maestro Dunia

Superbike Seharga Rp 4,5 Miliaran Karya Sang Maestro Dunia


Otosia.com - 
Karya masterpiece ini merupakan peninggalan sang maestro desainer otomotif ternama dunia yang berasal dari Italia, Massimo Tamburini. Superbike ini dinamakan T12 Massimo dengan berbasis mesin BMW S1000RR spek SBK. Harganya ditaksir Rp 4,5 miliaran.
Sang maestro ini sangat terkenal dengan beberapa rancangan motor sportnya seperti Ducati 916, MV Agusta F4, Bimota Tesi dan masih banyak lainnya. Khusus untuk Ducati dan MV Agusta merupakan dua pabrikan yang pernah mengayominya, sebelum akhirnya ia berdikari di Bimota.
Sebelum meninggal sekitar dua tahunan yang lalu, Massimo masih menyisakan satu proyek superbike satu ini. Namun demikian akhirnya T12 Massimo berhasil terselesaikan lantaran diteruskan oleh putranya yang bernama Andrea Tamburini.
Superbike ini didesain dengan detail menggunakan bahan-bahan pilihan seperti besi baja dan serat karbon. Untuk jantung pacunya sendiri menggunakan basis BMW S1000RR seri SBK. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 230 hp.
Tidak hanya itu saja yang menunjukkan aura bengis sang motor sport ini, ada juga sejumlah part istimewa seperti suspensi depan-belakang dari Ohlins, perangkat rem dari Brembo, sistem knalpot dari Arrow menganut line 4-1, ban Pirelli serta set velg dari Marchesini.

Otosia.com - 
Karya masterpiece ini merupakan peninggalan sang maestro desainer otomotif ternama dunia yang berasal dari Italia, Massimo Tamburini. Superbike ini dinamakan T12 Massimo dengan berbasis mesin BMW S1000RR spek SBK. Harganya ditaksir Rp 4,5 miliaran.
Sang maestro ini sangat terkenal dengan beberapa rancangan motor sportnya seperti Ducati 916, MV Agusta F4, Bimota Tesi dan masih banyak lainnya. Khusus untuk Ducati dan MV Agusta merupakan dua pabrikan yang pernah mengayominya, sebelum akhirnya ia berdikari di Bimota.
Sebelum meninggal sekitar dua tahunan yang lalu, Massimo masih menyisakan satu proyek superbike satu ini. Namun demikian akhirnya T12 Massimo berhasil terselesaikan lantaran diteruskan oleh putranya yang bernama Andrea Tamburini.
Superbike ini didesain dengan detail menggunakan bahan-bahan pilihan seperti besi baja dan serat karbon. Untuk jantung pacunya sendiri menggunakan basis BMW S1000RR seri SBK. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 230 hp.
Tidak hanya itu saja yang menunjukkan aura bengis sang motor sport ini, ada juga sejumlah part istimewa seperti suspensi depan-belakang dari Ohlins, perangkat rem dari Brembo, sistem knalpot dari Arrow menganut line 4-1, ban Pirelli serta set velg dari Marchesini.
Superbike Seharga Rp 4,5 Miliaran Karya Sang Maestro Dunia
View detail
YZF-R1 Edisi Peringati Ulang Tahun Yamaha ke-60 Tahun

YZF-R1 Edisi Peringati Ulang Tahun Yamaha ke-60 Tahun


Otosia.com Perjalanan sosok superbike Yamaha yang satu ini - YZF-R1 tidak bisa dianggap remeh dalam kancah ajang balap dunia. Sebagai cerminan teknologi terkini Yamaha tak ayal jika R1 pun selalu mendapatkan keistimewaan lebih dahulu dibanding line up Yamaha lainnya.

Memasuki tahun 2016 ini New R1 dan R1M telah diperkenalkan ke hadapan publik. Desain yang semakin dinamis dan futuristik serta penyempurnaan teknologi mesin menjadi daya tarik utamanya.

Tidak cukup dengan itu saja, Yamaha juga menghadirkan edisi spesial dengan jumlah unit yang terbatas untuk R1 spesial 2016 ini yakni berkostum kuning lengkap dengan grafis klasik 'speed block'.

Skema warna dan grafis yang sangat terkenal ini tidak terlepas dari sumbangsih dan rekor dunia Yamaha dengan pembalap legendaris, Kenny Robert. Skema warna ini  pertama kali muncul pada ajang American AMA Grand National Championship Game Dirt Drift pada era 70-an.

Penggunaannya berlanjut hingga Yamaha dan Robert berhasil membukukan sejarah akan kemenangan dunianya yang ke-3 di GP500. Maka tidak mengherankan jika grafis speed block dan corak warna dominan kuning ini disebut juga sebagai 'Robert's flowers'.

Secara umum spesifikasi Yamaha R1 edisi spesial ini tidak jauh berbeda dengan model standarnya. Mesin berkapasitas 998cc, 4-silinder, DOHC, 16-klep, berpendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga 200 ps pada 13500 rpm dan torsi 11,5 kg-m pada 11500 rpm.


Otosia.com Perjalanan sosok superbike Yamaha yang satu ini - YZF-R1 tidak bisa dianggap remeh dalam kancah ajang balap dunia. Sebagai cerminan teknologi terkini Yamaha tak ayal jika R1 pun selalu mendapatkan keistimewaan lebih dahulu dibanding line up Yamaha lainnya.

Memasuki tahun 2016 ini New R1 dan R1M telah diperkenalkan ke hadapan publik. Desain yang semakin dinamis dan futuristik serta penyempurnaan teknologi mesin menjadi daya tarik utamanya.

Tidak cukup dengan itu saja, Yamaha juga menghadirkan edisi spesial dengan jumlah unit yang terbatas untuk R1 spesial 2016 ini yakni berkostum kuning lengkap dengan grafis klasik 'speed block'.

Skema warna dan grafis yang sangat terkenal ini tidak terlepas dari sumbangsih dan rekor dunia Yamaha dengan pembalap legendaris, Kenny Robert. Skema warna ini  pertama kali muncul pada ajang American AMA Grand National Championship Game Dirt Drift pada era 70-an.

Penggunaannya berlanjut hingga Yamaha dan Robert berhasil membukukan sejarah akan kemenangan dunianya yang ke-3 di GP500. Maka tidak mengherankan jika grafis speed block dan corak warna dominan kuning ini disebut juga sebagai 'Robert's flowers'.

Secara umum spesifikasi Yamaha R1 edisi spesial ini tidak jauh berbeda dengan model standarnya. Mesin berkapasitas 998cc, 4-silinder, DOHC, 16-klep, berpendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga 200 ps pada 13500 rpm dan torsi 11,5 kg-m pada 11500 rpm.

YZF-R1 Edisi Peringati Ulang Tahun Yamaha ke-60 Tahun
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIl8Pfyai0ebOTN6Q7qJMGszZFJ41AOZ7Shp-Nnj3tuj9zL3z5m_mvLdqHG1-OxdCRs4YtpWJKP4SAGrm_EixKIelFP1RA05zXpBS4HvzLXJdkOCUD3Y8ImzJyDrH2TcMp5HQKLJJHJ9A/s72-c/yzf-r1-edisi-peringati-ulang-tahun-yamaha-ke-60-tahun-659fe1.jpg
View detail
Toyota Akan Meluncurkan Mobil Barunya Setelah Lebaran

Toyota Akan Meluncurkan Mobil Barunya Setelah Lebaran

Toyota Sienta Dikirim ke Konsumen Setelah Lebaran
JAKARTA - Toyota Sienta sudah dipastikan akan diperkenalkan Toyota Astra Motor (TAM) pada 7 April 2016 atau hari pertama gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS). Rupanya kedatangan Sienta ke Indonesia sudah diketahui publik, bahkan ada yang mencari informasinya ke diler, sebut saja salah satunya Auto2000.

"Sudah banyak, termasuk soal pemesanan. Tanggal 7 April kami baru resmi membuka pemesanan. Kalau sekarang hanya daftar nama dan nomor telefon saja untuk konsumen yang berminat." ujar Agus Prayitno Wirawan, chief executive Auto2000, di Jakarta, Jumat 1 April 2016 malam. Buat teman teman lainnya kami akan menginformaikan tentang dp bbm lebaran idul fitri selain itu juga ada dp bbm hari raya idul fitri 1437 h
Agus menambahkan, pemesanan belum dibuka secara resmi saat ini karena Toyota Sienta belum diproduksi.

Ia memprediksi unitnya baru bisa diterima konsumen usai Lebaran Idul Fitri atau Juli 2016. "Mungkin usai Lebaran. Kalau kami sih maunya sebelum Lebaran, karena permintaan mobil sebelum Lebaran bagus. Pasti banyak yang mau pakai mobil baru. Maunya kami begitu tapi yang produksikan bukan kami," ungkap dia.
Seperti diketahui, di IIMS nanti TAM akan memamerkan tiga unit Sienta dengan varian yang berbeda. Ketiganya dibuat khusus di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hanya untuk dipamerkan di IIMS.

Sienta yang dipamerkan merupakan unit pra-produksi, bukan real. Namun ketiga mobil Sienta yang dipajang sudah disesuaikan dengan spesifikasi yang akan dipasarkan di Indonesia. 
Toyota Sienta Dikirim ke Konsumen Setelah Lebaran
JAKARTA - Toyota Sienta sudah dipastikan akan diperkenalkan Toyota Astra Motor (TAM) pada 7 April 2016 atau hari pertama gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS). Rupanya kedatangan Sienta ke Indonesia sudah diketahui publik, bahkan ada yang mencari informasinya ke diler, sebut saja salah satunya Auto2000.

"Sudah banyak, termasuk soal pemesanan. Tanggal 7 April kami baru resmi membuka pemesanan. Kalau sekarang hanya daftar nama dan nomor telefon saja untuk konsumen yang berminat." ujar Agus Prayitno Wirawan, chief executive Auto2000, di Jakarta, Jumat 1 April 2016 malam. Buat teman teman lainnya kami akan menginformaikan tentang dp bbm lebaran idul fitri selain itu juga ada dp bbm hari raya idul fitri 1437 h
Agus menambahkan, pemesanan belum dibuka secara resmi saat ini karena Toyota Sienta belum diproduksi.

Ia memprediksi unitnya baru bisa diterima konsumen usai Lebaran Idul Fitri atau Juli 2016. "Mungkin usai Lebaran. Kalau kami sih maunya sebelum Lebaran, karena permintaan mobil sebelum Lebaran bagus. Pasti banyak yang mau pakai mobil baru. Maunya kami begitu tapi yang produksikan bukan kami," ungkap dia.
Seperti diketahui, di IIMS nanti TAM akan memamerkan tiga unit Sienta dengan varian yang berbeda. Ketiganya dibuat khusus di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hanya untuk dipamerkan di IIMS.

Sienta yang dipamerkan merupakan unit pra-produksi, bukan real. Namun ketiga mobil Sienta yang dipajang sudah disesuaikan dengan spesifikasi yang akan dipasarkan di Indonesia. 
Toyota Akan Meluncurkan Mobil Barunya Setelah Lebaran
View detail
Seperti Apa ya Sepeda Motor Asal Italia Mau Bangun Pabrik di Indonesia

Seperti Apa ya Sepeda Motor Asal Italia Mau Bangun Pabrik di Indonesia

Sepeda Motor Asal Italia Mau Bangun Pabrik di Indonesia
Produsen sepeda motor asal Italia, Italjet menyampaikan minatnya untuk membangun pabrik perakitan di Indonesia. Niatan ini disampaikan langsung pihak perusahaan kepada Menteri Perindustrian Saleh Husin ketika lawatanya ke beberapa negara Eropa, awal September ini.
"Iya, mereka infonya begitu (mau membangun pabrik di Indonesia) tentu ini bagus buat kita," kata Menteri Perindustrian kepada KompasOtomotif, Senin (14/9/2015).
Kabarnya, pembangunan pabrik akan menggandeng mitra lokal PT Garansindo Inter Global, dengan target pembangunan mulai 2017 atau 2018. Untuk tahap awal, Italjet akan memproduksi sepeda listrik, kemudian beralih memproduksi sepeda motor konvensional juga.
"Mereka baru ucap niatnya, belum menyebut angka dan tepatnya kapan," kata Saleh, menerangkan.
IST(ki-ka) I Gusti Putu Suryawirawan sebagai Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Massimo Tartarini, Menteri Perindustrian Saleh Husin, dan Riccardo Tartarini, duo saudara pemilik Italjet di Milan, Agustus lalu.

Pabrik ini, rencananya akan dimiliki mayoritas oleh Grup Garansindo. Selain memproduksi Italjet, juga akan dimanfaatkan untuk merakit model lainnya, salah satunya bakal calon sepeda motor listrik buah kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Selain itu, Peugeot Scooter yang baru diluncurkan di Indonesia International Motor Show (IIMS), Agustus lalu, juga jadi kandidat mau dirakit lokal.
Ketika dikonfirmasi, Muhammad Al Abullah, Preiden Direktur Grup Garansindo mengatakan, "Pokoknya bersama Garansindo akan investasi pabrik di Indonesia untuk rakit lokal dan ekspor," kata Al, singkat.

Sepeda Motor Asal Italia Mau Bangun Pabrik di Indonesia
Produsen sepeda motor asal Italia, Italjet menyampaikan minatnya untuk membangun pabrik perakitan di Indonesia. Niatan ini disampaikan langsung pihak perusahaan kepada Menteri Perindustrian Saleh Husin ketika lawatanya ke beberapa negara Eropa, awal September ini.
"Iya, mereka infonya begitu (mau membangun pabrik di Indonesia) tentu ini bagus buat kita," kata Menteri Perindustrian kepada KompasOtomotif, Senin (14/9/2015).
Kabarnya, pembangunan pabrik akan menggandeng mitra lokal PT Garansindo Inter Global, dengan target pembangunan mulai 2017 atau 2018. Untuk tahap awal, Italjet akan memproduksi sepeda listrik, kemudian beralih memproduksi sepeda motor konvensional juga.
"Mereka baru ucap niatnya, belum menyebut angka dan tepatnya kapan," kata Saleh, menerangkan.
IST(ki-ka) I Gusti Putu Suryawirawan sebagai Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Massimo Tartarini, Menteri Perindustrian Saleh Husin, dan Riccardo Tartarini, duo saudara pemilik Italjet di Milan, Agustus lalu.

Pabrik ini, rencananya akan dimiliki mayoritas oleh Grup Garansindo. Selain memproduksi Italjet, juga akan dimanfaatkan untuk merakit model lainnya, salah satunya bakal calon sepeda motor listrik buah kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Selain itu, Peugeot Scooter yang baru diluncurkan di Indonesia International Motor Show (IIMS), Agustus lalu, juga jadi kandidat mau dirakit lokal.
Ketika dikonfirmasi, Muhammad Al Abullah, Preiden Direktur Grup Garansindo mengatakan, "Pokoknya bersama Garansindo akan investasi pabrik di Indonesia untuk rakit lokal dan ekspor," kata Al, singkat.

Seperti Apa ya Sepeda Motor Asal Italia Mau Bangun Pabrik di Indonesia
View detail
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. OTOMOTIF - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger